Angka Covid-19 Terus Menurun, Benarkan RI Sudah Super-Immunity?

Klikfakta.com
Rabu, 05 Januari 2022 | 19:35 WIB Last Updated 2022-01-05T12:39:04Z
Flashdisk Ebook Islami


KlikFakta.com, Nasional -
Survei serologi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Dalam Negeri, dan tim peneliti mengungkap penyebab turunnya kasus Covid-19 setelah gelombang kedua pada kuartal II-2021.

Survei ini dilakukan di 100 kabupaten/kota baik wilayah aglomerasi ataupun non aglomerasi pada November sampai Desember 2021.


Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan survei menunjukkan sebanyak 86,6 persen populasi memiliki antibodi Covid-19 yang baik akibat sudah pernah terinfeksi sebelumnya atau sudah pernah divaksin. 


"Dan 73,2 persen populasi dari daerah yang disurvei ternyata memiliki antibodi SAR-CoV-2 padahal belum pernah terdeteksi positif maupun divaksinasi Covid-19," ujar Wiku dalam konferensi pers daring, Rabu (5/1/2021).


Survei serologi menggunakan sampel tes darah, serum atau plasma masyarakat untuk melihat antibodinya. Keberadaan antibodi menunjukkan orang itu pernah terinfeksi Covid-19 atau telah vaksinasi.


Sebelumnya, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan saat ini titer antibodi SAR-CoV-2 di masyarakat cukup tinggi.


"Ini diperkirakan karena adanya masyarakat yang terinfeksi varian Delta tetapi juga kemudian mendapatkan vaksinasi. Jadi apa yang disebut sebagai super-immunity, itu kemungkinan yang terjadi," ujarnya.


Meskipun dugaan super-immunity telah ada, masyarakat tetap harus mematuhi protokol kesehatan dan vaksinasi.

Download Ngaji Gus Baha
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Angka Covid-19 Terus Menurun, Benarkan RI Sudah Super-Immunity?

Viral News

Iklan

iklan