Iklan

iklan

Malas Masak Buat Menu Buka, Cek Pasar Ramadhan di Kudus

Kamis, 15 April 2021 | 14:52 WIB Last Updated 2021-04-15T08:20:49Z
Flashdisk Ebook Islami

Penjual takjil

KlikFakta.com
, KUDUS - Bagi masyarakat Kudus yang malas menyiapkan menu berbuka puasa, kini di Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah, menghadirkan Pasar Ramadhan.


Menurut pantauan di lapangan, warga akan disambut dengan berbagai penjual takjil yang rapi berjualan.


Tidak hanya takjil, pengunjung juga bisa mendapati dagangan lain, mulai dari pakaian, tanaman hias, sepatu, hingga wahana permainan bagi anak-anak. Pasar Ramadhan yang berlokasi di sebelah timur Lapangan Sepak Bola Desa Megawon ini pun cocok sebagai tempat ngabuburit sambi menunggu waktu waktu berbuka puasa.


Kepala Desa Megawon Nurasag, mengatakan, adanya Pasar Ramadhan dimaksudkan untuk menggeliatkan kembali perekonomian warga. Apalagi di masa pandemi seperti saat ini, warga yang biasanya berjualan di sekolah maupun lokasi ramai lainnya sempat tersendat karena larangan berkerumun.


"Sebelumnya kita sering kita adakan semacam Pasar Ramadhan, yang dulunya diadakan di depan balai desa. Cuman beberapa tahun terakhir kami off, salah satunya karena pandemi," tuturnya.


Rencananya, Pasar Ramadhan tersebut akan digelar selam 14 hari. Akan tetapi, bila antusias pembeli dan pengunjung meningkat maka akan diperpanjang hingga akhir Bulan Ramadhan.


"Rencana diadakan sampai pertengahan bulan ramadhan, tapi itu tidak terikat. Kalau antusias warga pengen diperpanjang, desa memfasilitasi sampai akhir ramadhan," tandasnya.


Setiap pedagang, kata Nurasag, difasiliasi tempat seluas 2x4 meter persegi, dilengkapi dengan tenda dan listrik. Warga juga dibebaskan untuk berjualan dari pagi hingga malam ataupun diwaktu sore hari saja. "Kita tidak pungut biaya apapun bagi penjual, ini kami fasilitasi secara gratis, yang mau berjualan silahkan bisa datang ke sini," imbuhnya.


Dari 32 stand yang disediakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Megawon, ada sejumlah 40an penjual yang memadati lokasi Pasar Ramadhan. Baik itu pedagang dari perwakilan RT desa setempat, maupun pedagang lain yang biasanya mangkal di sepanjang jalan tersebut.


Sementara itu, untuk mengantasipasi terjadinya penyebaran kluster baru virus corona (covid 19), pohaknya mengimbau bagi para penjual dan pembeli untuk tertib memakai masker. Disamping itu, setiap stand penjual juga diminta untuk menyediakan minimal handsanitazer.


RA
Download Ngaji Gus Baha
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Malas Masak Buat Menu Buka, Cek Pasar Ramadhan di Kudus

Viral News

Iklan

iklan