Sidang Amdal PT. Formusa Bag Indonesia Dilakukan Secara Tertutup Dan Dijaga Kepolisian -->
Cari Berita

Sidang Amdal PT. Formusa Bag Indonesia Dilakukan Secara Tertutup Dan Dijaga Kepolisian

Klikfakta.com
Kamis, 05 November 2020

Jaga keamanan, Polres Jepara berjaga didepan kantor DLH Jepara. (KF.Ali).

Klikfakta.com, JEPARA
- Sidang Amdal PT. Formusa Bag Indonesia digelar secara tertutup dan  terbatas di ruang rapat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jepara. Hanya tamu undangan yang diperbolehkan memasuki kantor DLH. Jepara, bahkan awak media pun dilarang masuk.


Sidang yang dijadwalkan dimulai 08.30 wib Kamis (5/11/2020). Juga dikawal oleh jajaran kepolisian Polres Jepara.


Mahendra Kapolsek Kota Jepara mengatakan, penjagaan yang dilakukan jajarannya berserta anggota Polres Jepara. Merupakan upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban.


Ia mengaku tidak diminta secara langsung oleh DLH untuk mengamankan Sidang Amdal.


"Kita mendapat informasi ada kegiatan yang dilakukan DLH akan berpotensi mendatangkan banyak orang. Jadi kita berinisiatif untuk mengamankan agar situasi tetap kondusif" ujarnya.


Sementara itu Hermawan Kabid Penataan dan Penataan PPLH Dinas Lingkungan Hidup  Jepara mengatakan. Rapat penilaian amdal ini memang dilakukan secara terbatas. Menurutnya hal itu Sesuai Permen lhk  P.26 tahun 2018.


"Yang kita undang memang terbatas, hanya tim teksnis dan tim Komisi Penilai Amdal (KPA), selain itu tidak boleh masuk" ujar hermawan.


Tertutupnya, rapat sidang Amdal PT. Formusa yang dilakukan DLH memantik protes dari berbagai kalangan. Nampak ratusan anggota dari sejumlah ormas berkumpul dihalaman Kantor DLH Jepara untuk menyampaikan aspirasinya. Yaitu  Pemuda Pancasila Jepara, Lindu Aji dan GMBI.


Anwar anggota PP Jepara, menyayangkan sikap kepala DLH Jepara yang terkesan tertutup terhadap proses Amdal PT. Formusa.


Menurutnya, PP Jepara sudah Konsen mengamati proses yang terjadi dalam rencana pembangunan PT. Formusa.


"Seharusnya dalam penyusunan dokumen Amdal melibatkan banyak pihak, kenapa ini digelar terbatas dan tertutup.  Bagaimana kita bisa menyampaikan aspirasi kita, sejak awal kita sudah ikut mengawasi proses pembangunan PT. Formusa".


Reporter : Ali Akbar.

Editor : Wahyu K.Z

Flashdisk Ribuan Kitab PDF