Tak Hanya Tutup Jalan, Warga Pancur Juga Kirim Surat Penolakan ke Gubernur Jateng -->
Cari Berita

Tak Hanya Tutup Jalan, Warga Pancur Juga Kirim Surat Penolakan ke Gubernur Jateng

Klikfakta.com
Sabtu, 10 Oktober 2020

Lokasi galian C yang ditolak warga Desa Pancur (KF-Ali)

Klikfakta.com, JEPARA
– Penolakan warga Desa Pancur Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara terhadap aktivitas Galian C yang diekelola oleh warga Kabupaten Demak  dilakukan sejak beberapa bulan terakhir. Berbagai aksi penolakan dilakukan warga, hingga penutupan jalan menuju lokasi tambang Jumat (9/10/2020).


Tak hanya itu, penolakan juga dilakukan warga dengan  mengirim surat kepada Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo yang ditandatangani  oleh 31 warga desa pancur.  Dalam surat itu, warga menyatakan bahwa tanah yang digali merupakan tanah resapan air hujan.


Selain itu minimnya sosialisasi terkait dampak lingkungan kepada masyarakat oleh pemerintah Desa maupun Pemkab Jepara  saat proses perizinan juga menjadi salah satu alasan penolakan waga, hal itu disampaikan Khan warga Desa Pancur.


“ Tidak ada sosialisasi, hanya perangkat dan sedikit warga” ujarnya.


Melalui surat tersebut warga berharap agar Gubernur Jawa Tengah mengabulkan permohonan penolakan warga. hal itu, dilakukan demi mengamankan dan melestarikan lingkungan Desa Pancur, lantaran. Ia mengaku sudah merasakan dampak yang ditimbulkan oleh aktivitas penambangan.


“Saya berharap ini bisa menjadi perhatian Pemerintah dan mengabulakn penolakan kami” Harapnya.


Seperti diketahui, puluhan warga desa pancur menutup jalan akses  menuju lokasi Galin C dengan melakukan pengecoran di beberapa titik ruas jalan. Warga juga memasang papan penolakan bertuliskan empat point alasan penolakan. 


Pertama, warga menolak rencana pembangunan kandang ayam yang nantinya akan dibangun dilokasi galian C tersebut. Kedua,  warga meminta agar Galian C dikelola oleh warga Desa Pancur dan ditetapkan dalam Perdes.  Ketiga, proses perizinan harus melibatkan warga dan tidak dimanipulasi dan keempat, adanya transparansi pemerintah Desa.


Reporter : Ali Akbar.

Editor : Wahyu K.Z.

Flashdisk Ribuan Kitab PDF