Mulai Rusak, Pengunjung Keluhkan Keamanan Fasilitas Baru Pantai Kartini Jepara -->
Cari Berita

Mulai Rusak, Pengunjung Keluhkan Keamanan Fasilitas Baru Pantai Kartini Jepara

Klikfakta.com
Sabtu, 15 Februari 2020

Jebolnya lantai dekat tangga menambah kekhawatiran pengunjung saat menaiki rumah pohon (KF.Ali)

Klikfakta.com, JEPARA – Pengunjung Obyek Wisata Pantai Kartini Jepara khawatirkan keamanan fasilitas baru rumah pohon yang dimiliki pantai kartini, seperti diketahui bangunan tersebut baru dibangun pada tahun 2019. Meski baru, namun sudah terlihat kerusakan dibeberapa titik, selain itu kontruksi bangunan juga dinilai ringkih (kurang kokoh).

Pengunjung pantai kartini Novi kepada klikfakta kamis (13/02/2020) mengaku was - was saat menaiki rumah pohon tersebut. menurutnya, ukuran kayu penyangga yang kecil dan jebolnya lantai dekat tangga juga membahayakan pengunjung, apalagi saat membawa anak - anak.

“ Miris mas, ada yang jebol disisih tangga, takut terperosok jadi harus hati – hati apalagi bawa anak ” ujar Novi saat berada dilokasi.

Tak hanya Novi, hal senada juga dikatakan Bagong warga suwawal timur yang berada dilokasi menilai kontruksi bangunan yang ada terlihat ringkih. Menurutnya, hal itu terlihat  dari ukuran kayu yang digunakan serta penyambungan kayu disetiap sisi bangunan terlihat hanya menggunakan paku, selain itu pondasi bangunan yang sudah pecah juga menambah kekhawatirannya.

“ kalau pas sepi sih sepertinya tidak ada msalah, tapi pas rame atau hari libur saya khawatir nantinya tidak kuat soalnya bangunannya terlihat ringkih kayu penyangganya kecil – kecil dan pondasinya sudah pada rusak’’ jelasnya.
Umpak (Pondasi Penyangga) terlihat retak di beberapa titik.

Untuk itu, ia berharap agar nantinya pihak pengelola pantai kartini lebih memperhatikan keselamatan pengunjung dengan memasang rambu – rambu kemanan. “ harusnya dikasih rambu – rambu, batas maksimal pengunjung yang bisa naik”. Tandasnya.

Hingga berita ini ditayangkan klikfakta.com pihak dinas pariwisata dan kebudayaan belum bisa dimintai keterangan terkait permasalahan tersebut.

Reporter : Ali.
Editor : Wahyu KZ.

Flashdisk Ribuan Kitab PDF