Lama Beroperasi, Pabrik Besar di Mayong ini Tak Berizin -->
Cari Berita

Lama Beroperasi, Pabrik Besar di Mayong ini Tak Berizin

Klikfakta.com
Selasa, 07 Januari 2020

Petinggi Desa Pelang Abdu Rojab didampingi BPD, berdiskusi dengan DLH Jepara terkait keberadaan pabrik yang tak berizin. (KF.Aris).
Klikfakta.com, JEPARA – Perusahaan/Pabrik pembuat alas sepatu PT.CITRA BINA MAJU JAYA Yang berlokasi di Desa Pelang RT 2, RW 3 Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara. Perusahaan tersebut diduga belum mengantongi ijin operasional, meski sudah beroprasi selama dua tahun. Hal tersebut disampaikan Petinggi Desa Pelang Abdu Rojab saat ditemui klikfakta di kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Jepara Senin (06/01/2020).
.
“Memang benar belum memiliki izin, selama ini  izin lingkungan yang terdaftar di DLH atas nama PT. Mitra Mayong bukan PT. Citra Bina” ujarnya Abdu Rojab

Selain itu menurutnya, selama ini memang sudah ada perwakilan dari perusahaan tersebut yang menemuinya dan mengajukan permohonan ijin domisili dari desa. Namun ia mengaku belum memberikan izin yang diminta lantaran selama ini perusahaan/pabrik yang berdiri di desanya dinilai belum memberi kontribusi kepada Desanya.

“Kita datang untuk memastikan sudah ada izinnya atau belum, karena sudah beroprasi lama, selain itu kita juga konsultasi dengan DLH, Agar dengan adanya pabrik bisa memberikan dampak baik  kepada Desa kami, apalagi masyarakat yang terkena dampak langsung” jelasnya.

Hermawan salah satu Kepala bidang DLH Jepara mengatakan, bahwa selama ini perusahaan PT. Citra Bina Maju Jaya belum pernah mengajukan permohonan izin lingkungan, Menurutnya lokasi pabrik yang dilaporkan oleh petinggi Desa Pelang itu justru terdaftar atas nama PT. Mitra Mayong,  dengan izin lingkungan UKL/UPL.

“UKL/UPL yang kami terbitkan atas nama PT. Citra Mayong ditahun 2017, tadi bapak petinggi desa pelang juga menanyakan dan kami juga baru tau kalau saat ini perusahaan lain yang beroprasional” jelasnya.

Untuk itu ia meminta kepada petinggi Desa pelang agar mengirimkan surat kepada DLH untuk nantinya  ia akan memanggil pihak perusahaan dan juga pihak desa agar bisa duduk bersama untuk mencari solusi yang terbaik.

“Saya sarankan untuk berkirim surat, agar nanti bisa kita panggil dan mencari solusi bersama, kita juga berterimakasih atas informasi yang diberikan” ujarnya.

Reporter : Ali/Aris.
Editor : Wahyu KZ.

Flashdisk Ribuan Kitab PDF