Kembangkan Potensi Perikanan, Pemkab Jepara Butuh Bantuan Pemerintah Pusat -->
Cari Berita

Kembangkan Potensi Perikanan, Pemkab Jepara Butuh Bantuan Pemerintah Pusat

Klikfakta.com
Jumat, 31 Januari 2020


Klikfakta.com, JEPARA – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Jepara Dian Kristiandi meminta uluran tangan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memaksimalkan potensi perikanan dan kelautan yang ada di Jepara. Pasalnya, dengan panjang garis pantai lebih dari 80 KM, Kabupaten Jepara memiliki potensi yang besar untuk pengembangan sektor kelautan dan perikanan. Hal ini disampaikan oleh Dian Kristiandi saat menerima kunjungan Menteri KKP Edhy Prabowo di Bali Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara, Kamis (30/1/2020).

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin, Anggota DPD Denty Eka Widi, Anggota DPR RI Abdul Wachid, jajaran pejabat utama KKP, Deputi Bidang Kemaritiman Seskab Agustina Murbaningsih hingga perwakilan nelayan dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

“Potensi kita ini cukup besar baik di sektor perikanan tangkap maupun budidaya, hanya saja terkadang masih ada kendala untuk pengembangannya dan itu butuh bantuan dari pusat. Misalnya soal permodalan maupun hal-hal lain,” kata Andi dihadapan Menteri KKP.

Andi menyebut potensi komoditas laut Jepara diantaranya udang, kepiting, rajungan hingga kerang. Termasuk diantaranya latoh yang kini juga sedang dikembangkan. “Kita juga punya Kepulauan Karimunjawa yang memiliki potensi yang besar. Akan tetapi, untuk pengembangan disana (Karimunjawa) kadang masih berbenturan dengan Balai Taman Nasional, karena Pulau Karimunjawa merupakan wilayah konservasi,” ungkapnya.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mengungkapkan jika pemerintah propinsi terus mendorong peningkatan produktifitas dibidang perikanan. Menurutnya, budidaya ikan dan udang adalah ekonomi kerakyatan yang harus didorong. Terutama di Jepara, Demak, Pati, dan sekitarnya.

“Di Jateng, komoditas udang di 2018 di atas 510 ribu ton yang dikirim ke berbagai negara,” sebutnya.

Menurutnya, petani tambak yang selama ini melakukan budidaya secara manual harus mulai dikembangkan. Baik melalui inovasi maupun teknologi. Oleh karena itu, saat ini yanh dibutuhkan adalah pendekatan sumber daya manusia (SDM).

“Dengan adanya peningkatan SDM, akan sejalan dengan hasil produksi yang dilakukan. Hal itu juga akan mendukung Jateng sebagai salah satu penyumbang komoditas udang nasional,” tandasnya.

Sementara itu, Menteri KKP Edhy Prabowo meminta kepada kepala daerah untuk terus membangun komunikasi dengan KKP agar jika ada sesuatu bisa segera ditindak lanjuti. “Kini tidak boleh lagi ada kebijakan dari pusat yang tidak diketahui oleh daerah. Jika ada sesuatu segera gubernur maupun bupati utnuk disampaikan,” katanya.
Lebih lanjut politisi Gerindra itu meminta kepada BBPBAP Jepara untuk meningkatkan eksistensinya dalam menyediakan benihbagi petani ikan di Indonesia. Sebab, berdasarkan pemetaan yang dilakukannya, Edhy menyebut kekurangan benih menjadi persoalan yang kini dihadapi.

“Balai ini terus kita dorong agar mampu melayani seluruh indonesia dalam menyiapkan benih dan calon induk dari semua komoditas ayng dibudidayakan,” jelasnya.

Editor : Wahyu KZ.

Flashdisk Ribuan Kitab PDF