Ratusan Relawan “Santri Mlandang” Deklarasi Dukung Jokowi-Makruf -->
Cari Berita

Ratusan Relawan “Santri Mlandang” Deklarasi Dukung Jokowi-Makruf

Klikfakta.com
Senin, 11 Maret 2019




 
Taj Yasin Maemun hadir memberikan orasi kebangsaan dalam deklarasi relawan "Santri Mlandang" mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf. (Zaki -KF)
Klikfakta.com, Jepara - Ratusan santri Kabupaten Jepara yang tergabung dalam relawan ”Santri Mlandang” mendeklarasikan dukungan kepada calon presiden nomor 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Deklarasi yang juga dihadiri oleh putra KH. Maimun Zubair yang juga Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemun ini dilakukan di rumah Sabiq Wafiyudin di Desa Bugel Kecamatan Kedung, Minggu (10-3-2019). 

Selain dihadiri oleh Taj Yasin, deklarasi juga dihadiri oleh Ketua PCNU Jepara KH. Khayatun Abdullah, KH Aniq Muhammadun serta para kyai dan tokoh agama di Jepara.  Deklarasi tersebut dilakukan dengan pembacaan naskah deklarasi dari santri yang dipimpin oleh Zakaria Anshori. Setelah pembacaan dilanjutkan dengan penabuhan puluhan kentongan dari bambu sebagai bentuk menggugah semangat untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Setidaknya ada empat poin di dalam naskah deklarasi yang dibaca tersebut. Adapun isi deklarasinya, yakni bersedia mempertahankan, menjaga dan membela NKRI, ideologi Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika, siap mempertahankan dan melestarikan ajaran Islam ala ahlisunnah wal jamaah an nahdliyyah, serta senantiasa siap sedia menjaga dan menjunjung tinggi martabat dan marwah ulama kiai dan habaib.

Isi deklarasi yang ketiga, yakni siap berkidmah kepada kiai sebagai bagian dari akhlak santri serta melaksanakan dawuh salafus shalih serta keempat siap melaksanakan tugas-tugas pemenangan Paslon Capres dan Cawapres nomor urut 1 dalam Pemilu yang digelar 17 April 2019.

Ketua Relawan “Santri Mlandang” Jepara Adib Khoiruz Zaman mengungkapkan istilah mlandang memiliki arti membantu dengan orang yang dianggap dekat dalam rangka mensukseskan hajat agar berjalan lancar. Saat ini sedang ada hajat lima tahunan, yakni memilih presiden. Maka sebagai seorang santri yang cinta negeri ini harus terlibat mensukseskan hajatan lima tahun ini. “Santri juga mendorong masyarakat berpartisipasi aktif dalam pemilu,” katanya.

Ementara itu, Taj Yasin yang hadir dalam kesempatan itu menyebut di kalangan santri memang ada perbedaan dukungan di kalangan santri. Hanya saja dirinya menyebut jika perbedaan tersebut harusnya dijadikan perbedaan yang rahmat, saling menghormati, berfikir jernih, dan berfikir tenang. “Perbedaan memang akan selalu ada, namun yang terpenting hal itu harus dilihat sebgai rahmat,” tandasnya. 


REPORTER : ZACKY ZAENAL MUSTOFA

Flashdisk Ribuan Kitab PDF