Bos Persijap, Esti Dilaporkan Pemain ke Polisi
Cari Berita

Bos Persijap, Esti Dilaporkan Pemain ke Polisi

Klikfakta.com
Jumat, 01 Maret 2019

Tim Lembaga Bantuan Hukum Bima Sakti usai mendampingi pemain Persijap lapor ke polisi. (KF/ALI AF)

klikFakta.com, JEPARA – Sejumlah pemain Persijap Jepara melaporkan Esti Puji Lestari, yang tak lain merupakan CEO Persijap Jepara ke Polisi. Pelaporan tersebut dilakukan pada Jumat (1/3/2019) oleh para pemain didampingi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bima Sakti.

Esti dilaporkan karena tidak membayar gaji pemain selama beberapa bulan terakhir ini. Oleh tim LBH yang mendampingi pemain, Esti dinilai telah melakukan penggelapan dalam jabatan.

Salah satu tim LBH Bima Sakti, Bima Agus Murwanto mengatakan, pihaknya mendampingi para pemain Persijap yang telah didhalimi oleh bosnya sendiri yakni Esti Puji Lestari.

“Pemain Persijap sudah beberapa bulan terakhir ini tidak dibayar. Hak-hak mereka tidak terpenuhi dengan baik. Padahal kontrak kerja mereka sudah jelas, harus menerima gaji,” ujar Bima kepada klikFakta.com.

Menurutnya, dugaan adanya penggelapan dalam jabatan telah dilakukan sejak November 2018 lalu. Sampai saat ini, belum ada penyelesaian terkait tunggakan gaji pemain tersebut.

“Dari keterangan para pemain, mereka hanya diberikan janji-janji saja. Mereka sangat mengeluhkan kondisi ini,” ucapnya.

Lebih lanjut ia membeberkan, Esti juga melanggar nota kesepakatan yang dibuat sendiri olehnya. Dalam nota kesepakatan tersebut berisi perjanjian penyelesaian pembayaran gaji pemain sampai tanggal 10 Februari 2019, namun sampai saat ini belum ada penyelesaian.

Ia juga mengemukakan, pelaporan ini adalah upaya akhir dari para pemain karena selama ini para pemain sudah berupaya langsung menanyakan kejelasan terkait penyelesaian gaji mereka. Namun saat ditanya terkait kejelasan gaji mereka Esti justru marah dan selalu mengancam akan motong gaji mereka jika mereka selalu mempertanyakan masalah tersebut

"Ini langkah lanjutan kita, karena selama ini pemain juga sudah menanyakan kejelasan pembayaran gaji mereka, tapi mereka malah di marahi dan bahkan di ancam akan di potong gajinya jika masih menanyakan gaji mereka," imbuhnya.

REPORTER: ALI AKBAR
EDITOR : WAHYU KZ

Flashdisk Ribuan Kitab PDF