Rapat Upah Minimum Buntu, Buruh di Jepara Akan Demo -->
Cari Berita

Rapat Upah Minimum Buntu, Buruh di Jepara Akan Demo

Klikfakta.com
Senin, 29 Oktober 2018

Sejumlah pekerja atau buruh di Jepara mendatangi kantor Dinas terkait untuk mengawal rapat pengupahan. (KF-ALI AKBAR F)
klikFakta.com, JEPARA – Rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Jepara, dilanjutkan pada Senin (29/10/2018), setelah sebelumnya tak mencapai kesepakatan. Pada rapat lanjutan tersebut pun tak mencapai mufakat alias buntu. Akibatnya, Jepara mengusulkan dua besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2019 ke Pemprov Jateng yakni Rp 1.879.031,- dan Rp 2.000.264,-.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jepara sekaligus Ketua Dewan Pengupahan Kabupaten Jepara, Trisno Santosa menjelaskan, anggota Dewan Pengupahan dari unsur pemerintah, pengusaha dan akademisi menyepakati penghitungan UMK Jepara 2019 Rp 1.879.031,-.

Perhitungan itu mengacu PP 78, naik 8,03 persen dari UMK tahun ini. Sementara usulan kedua dari unsur serikat pekerja tetap minta besaran UMK 2019 mendasarkan survei kebutuhan hidup layak (KHL) sebesar Rp 2.000.264,- atau naik 15 persen dari UMK berjalan. 


‘’Nanti kita ajukan ke Gubernur Jateng dua usulan tersebut. Biar nanti Gubernur yang menentukan angka mana atau berapa besarnya yang disepakati,’’ tandas Trisno.

Usulkan ke Gubernur Jateng akan dikirim sebelum 5 November mendatang, setelah diajukan ke Bupati Jepara terlebih dahulu.

Sidang Dewan Pengupahan mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB itu tetap menggunakan skema musyawarah mufakat. Tidak menggunakan jalan terakhir, voting. Padahal pada rapat pertama yang ditunda pekan lalu, ada indikasi usulan UMK Jepara 2019 ditentukan lewat voting.

Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jepara, Murdiyanto menjelaskan, usulan serikat pekerja sebesar Rp 2.000.264 tersebut didasarkan pada perhitungan rata-rata KHL. ‘’Semua anggota Dewan Pengupahan sepakat dua usulan sebagai jalan tengah,’’ tandas Murdiyanto.

Dengan sikap yang ditunjukan oleh pihak pemerintah Kabupaten Jepara dan Disnakertrans Jepara, maka Selasa (30/10/2018) buruh akan melakukan Aksi Unjuk Rasa di Kantor Bupati Jepara.  


klikFakta.com/ALI AKBAR F





Flashdisk Ribuan Kitab PDF