Strategi Manajemen Pt. Happy Prima Wisata Kudus dalam Menarik Minat Haji & Umroh -->
Cari Berita

Strategi Manajemen Pt. Happy Prima Wisata Kudus dalam Menarik Minat Haji & Umroh

Klikfakta.com
Jumat, 08 Juni 2018


 Oleh: Ashlihatul Fikriyah*

 Ibadah  haji dan umroh  merupakan rukun Islam dalam urutan kelima yang wajib di laksanakan bagi kaum muslim di dunia khususnya bagi yang mempunyai kemampuan baik harta maupun dalam pelaksanaannya sehat jasmani maupun rohaninya. Ibadah yang senantiasa  sangat dirindukan oleh seluruh umat Islam. Ibadah haji dan umroh ini menjadi salah satu ibadah yang sangat mengatur sebuah kerohanian yang didalamnya terdapat pengorbanan, ungkapan rasa syukur, berbuat kebajikan dengan kerelaan hati, dengan melaksanakan perintah Allah, serta mewujudkan pertemuan besar dengan umat Islam lainnya di seluruh dunia. Haji termasuk ibadah yang dikenal pada syari’at agama terdahulu sebelum Islam.

Haji merupakan suatu kewajiban yang harus dilakukan seumur hidup sekali bagi yang mampu,membuat para jama’ah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menjalankan ibadah haji yang sesuai dengan sunnah dan petunjuk Rasulullah SAW.

Umroh secara bahasa bermakna ziarah, secara syari’a bermakna menuju ka’bah untuk melakukan manasik haji dengan cara tertentu. Melaksanakan umroh harus mengetahui syarat umroh, rukun serta sunnah umroh.

Didalam sebuah bisnis terdapat sebuah persaingan, perusahaan pasti mempunyai cara strategi tersendiri agar tetap ada konsumen atau calon jama’ah. Sebuah tour and travel PT. Happy Prima Wisata Kudus diperlukan sebuah strategi manajemen agar dapat tersusun suatu perencanaan yang baik dalam menarik minat.

Kata strategi berasal dari bahasa Yunani, yaitu “strategos” yang berarti “generalship” atau sesuatu yang dikerjakan oleh para jenderal perang dalam membuat rencana untuk memenangkan perang. Strategi merupakan sebuah analisis yang tepat tentang kekuatan yang dimiliki oleh sebuah organisasi, kelemahan yang mungkin timbul dan harus dimanfaatkan serta ancaman yang diperkirakan akan dihadapi.[1]

Para ahli membedakan pengertian antara strategis dan manajemen strategis. William F Glueck, mengartikan strategi sebagai suatu rencana yang disatukan, luas, dan terintegrasi yang menghubungkan keunggulan strategi perusahaan dengan tatanan lingkungan dan yang dirancang untuk memastikan bahwa tujuan utama perusahaan itu dapat dicapai melalui pelaksanaan yang tepat oleh organisasi. Ada beberapa menurut para ahli mengenai definisi strategi dapat disajikan sebagai berikut:

1.         Menurut Supriyono (1990:8) mengatakan bahwa “Strategi adalah salah satu kesatuan rencana perusahaan atau organisasi yang komprehensif dan terpadu yang diperlukan.”

2.         Menurut Pearce dan Robinson (1997:2) mengatakan bahwa “Strategi adalah rencana manajer yang berskala besar dan berorientasi kepada masa depan untuk berinteraksi dengan lingkungan persaingan guna mencapai sasaran perusahaan.[2]

 Tipe strategi menurut Fred R. David terdiri dari empat kelompok strategi yaitu:

1.     Strategi integrasi vertikal

Maksud dari strategi ini untuk mengupayakan agar perusahaan melaksanakan pengawasan lebih terhadap distributor, pemasok, serta para pesaingnya.

2.     Strategi intensif

Maksud strategi ini memerlukan usaha usaha yang sungguh sungguh dalam mengerjakannya untuk meningkatkan posisi persaingan perusahaan melalui produk yang ada.

3.     Strategi diversifikasi

Tujuannya untuk menambah produk baru. Strategi ini kurang diminati, dapat ditinjau dari tingginya tingkat kesulitan manajemen dalam mengendalikan aktivitas perusahaan yang berbeda.

4.     Strategi bertahan

Maksudnya agar perusahaan dapat melakukan tindakan penyelamatan agar terlepas dari kerugian yang lebih besar, pada akhirnya mengalami kebangkrutan.[3]

Secara etimologis, kata manajemen berasal dari berbagai bahasa, yang pertama yaitu bahasa Prancis kuno yaitu management yang berarti melaksanakan, mengatur. Lalu dalam bahasa Italia, yaitu meggiare yang memiliki arti mengendalikan. Sedangkan dalam bahasa Inggris berasal dari kata to manage  yang artinya mengelola atau mengatur. Adapun definisi manajemen secara etimologis dapat disimpulkan bahwa manajemen merupakan sebuah aktivitas mengatur atau mengelola.

Manajemen dalam  sebuah organisasi sangat penting dalam setiap aktivitas perusahaan untuk mencapai sebuah tujuan yang diharapkan[4].

Dalam sebuah perencanaan yang terstruktur untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Ada beberapa fungsi manajemen dibagi menjadi 4:

a.     Perencanaan (planning), yaitu suatu proses kegiatan memikirkan hal yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki dan menentukan prioritas ke depan agar berjalan sesuai tujuan.

b.     Pengorganisasian (organizing), yaitu proses penyusunan pembagian kerja dalam unut kerja dan fungsi fungsinya serta penempatan orang yang menduduki fungsi secara tepat.

c.     Pengarahan (directing, yaitu tindakan untuk mengusahakan semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha organisasi.

d.     Pengevaluasian (evaluating), yaitu proses pengawasan dan pengendalian performa organisasi untuk memastikan bahwa jalnnya organisasi sesuai dengan rencana yang ditetapkan.[5]

Unsur-unsur Manajemen

a.     Man (manusia)

Dalam manajemen faktor manusia adalah yang paling menentukan. Manusia yang membuat tujuan dan manusia yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja.

a.     Money (uang)

Uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Besar kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar (cash flow) dalam perusahaan. Oleh karena itu uang merupakan alat (tools) yang penting untuk mencapai tujuan, karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional.

b.     Materials (bahan-bahan)

Material terdiri dari bahan setengah jadi (raw material) dan bahan jadi. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang baik, selain manusia yang ahli dalam bidangnya, juga harus dapat menggunakan material/bahan baku sebagai salah satu sarana. Sebab  material dan manusia tidak dapat dipisahkan karena material tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki.

c.     Machine (mesin)

Dalam kegiatan perusahaan, mesin sangat diperlukan. Penggunaan mesin akan membawa kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar, serta menciptakan efisiensi kerja.

d.     Methods (metode)

Dalam pelaksanaan kerja, diperlukan metode-metode kerja atau sistem-sistem kerja. Suatu tata cara kerja yang baik akan memperlancar jalannya pekerjaan. Sebuah metode atau sistem kerja akan sangat dibutuhkan dalam menjalankan seluruh aktivitas operasional perusahaan.

e.     Market (pasar)

Dalam dunia bisnis, pasar memegang posisi yang cukup penting dan strategis. Pasar sebagai ajang tombak dalam aktivitas bisnis, karena di sanalah bisnis bisa mendapatkan keuntungan. Perusahaan yang mampu memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar akan tetap bertahan dan mampu bersaing dalam lingkungan persaingan yang kompetitif.[6]

Adapun suatu kebutuhan manajemen sangat menjadi peran penting. Keberhasilan usaha sangat ditentukan oleh manajemen yang baik. Karena manajemen berorientasi pada proses (process oriented). Fungsi dari  manajemen sendiri yaitu merencanakan, mengorganisasi, menyusun staf, mengarahkan, mengoorganisasi, dan mengontrol mencatat dan melaporkan. Fungsi manajemen menurut G.R. Trry dalam bukunya “Principle of Management” meliputi planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), actuating (penggerakan), controlling (pengendalian).

Menurut Wahyudi (1996 :  19) ada beberapa manfaat yang diperoleh perusahaan jika menerapkan strategi manajemen seperti:

a.     Memberi arah jangka panjang yang akan dituju

b.     Membantu perusahaan menyesuaikan pada perubahan yang terjadi.

c.     Membuat suatu oerusahaan menjadi lebih efektif

d.     Menetapkan keunggulan berdasarkan perbandingan suatu perusahaan dalam lingkungan yang berisiko.

e.     Aktivitas pembuatan strategi akan mempertinggi kemampuan perusahaan untuk mencegah munculnya masalah di masa yang akan datang.[7]

Tujuan Manajemen

a.     Melaksanakan dan mengevaluasi strategi yang dipilih secara eektif dan efisien.

b.     Mengevaluasi kinerja.

c.     Memperbarui strategi yang dirumuskan agar sesuai dengan perkembangan lingkungan eksternal

d.     Melihat kembali kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman bisnis yang ada.

e.     Melakukan inovasi atas produk agar selalu sesuai dengan selera konsumen.

Manfaat Manajemen

Membantu organisasi membuat strategi yang lebih baik dengan menggunakan pendekatan yang lebih sistematis. Untuk lebih proaktif dalam membentuk masa depan. Dan mempengaruhi aktivitas sehingga dapat mengendalikan tujuannya sendiri.[8]

 

A.    Tinjauan Tentang Menarik Minat Haji dan Umroh PT. HPW Kudus

Indonesia merupakan sebuah negara yang mayoritas penduduknya banyak beragama Islam, banyak di zaman sekarang yang mendirikan sebuah biro haji dan umroh. Biro yang ada SK nya (SK. Umroh No. 812 Tahun 2018) baru bisa mempercayainya ketika hendak mendaftarnya. Persaiangan bisnis bukan berarti selalu ingin memenangkan sebuah target, tetapi melainkan bagaiamana merebut hati para konsumen agar dapat memilih serta mendaftar di biro tersebut.

Pada tahun 2018 2019 jama’ah yang mendaftar di PT. Happy Prima Wisata Kudus sangat pesat. Sehingga dapat di lihat setiap tahunnya mengalami peningkatan dalam sebuah pelayanan serta menciptakan keunggulan dalam strategi manajemen di PT. Happy Prima Wisata Kudus. Perusahaan menetapkan manajemen yang baik dalam menarik minat calon jama’ah haji dan umroh untuk perkembangan dan kemajuan perusahaan dimasa yang akan datang.

Cara untuk menarik minat haji dan umroh dapat melalui berbagai brosur, atau prospek kesuatu yang hendak ingin mendaftarnya, serta mempunyai link dengan berbagai informasi melalui orang ke orang. Karena orang sudah pada mengetahui PT. Happy Prima Wisata Kudus. Tak sungkan lagi jika inggin mendaftarnya. Dengan bimbingan dan arahan serta fasilitas yang sangat terfasilitasi. Sehingga para konsumen yang sudah melaksanakan umroh ingin melaksanakan kembali dan mendaftar ke biro tersebut kembali. 

Dari berbagai macam penawaran harga paket salah satu cara agar para konsumen lebih mudah untuk melaksanakan impiannya yaitu haji dan umroh.dari berbagai macam paket salah satunya paket promo, paket hemat, paket silver, paket excusive. Dari paket tersebut harga berbeda. Para jama’ah dapat memilih paket sesuai kemampuan dan sesuai keingginan yang akan diambil. Terdapat lima pasti umroh yaitu pasti terjadwalnya, pasti travelnya berizin, pasti terbangannya, pasti hotelnya, pasti visanya.

Dalam merekrut jama’ah haji dan umroh di PT. Happy Prima Wisata Kudus. Travel haji dan umroh ini sampai sekarang masih menggunakan brosur, mempromosikan melalui radio, melalui warga sekitarnya, dan dari orang ke orang. Tujuan rekrutmen dalam merekrut jama’ah adalah untuk menarik dan memikat sekumpulan besar calon jama’ah.


 

Dari ibadah haji dan umroh ini semakin tahun semakin meningkat para jama’ahnya. Begitu banyak peminatnya dengan berbagai macam paket yang ditawarkan oleh biro tersebut. Seperti paket promo, paket hemat, paket silver, paket excusive.  Hal tersebut sangat memerlukan strategi manajemen, dari berbagai macam harga paket maka para calon jama’ah akan lebih cepat untuk mendaftarnya dengan sesuai kemampuannya sesuai dengan perekonomiannya.

Perusahaan harus mempunyai strategi manajemen untuk mewujudkan impian para jama’ah untuk melaksanakan ibadah haji dan umroh. Untuk mewujudkan serta untuk menarik minat para jama’ah perlu membutuhkan pengelolaan manajemen, dengan peningkatan pelayanan yang baik tidak membuat calon jama’ah kecewa dengan pelayananya, melainkan memberikan layanan ibadah terbaik.

Dengan memberikan suatu pelayanan yang baik serta membuat konsumen puas dan maksimal adalah cara menarik minat untuk para konsumen serta daya tarik yang sangat tinggi. Pelayanan yang profesional adalah cara khas tersendiri salah satu bentuk dari sebuah perusahaan demi meningkatnya kualitas perusahaan.

Inti dari sebuah produk adalah sebuah pelayanan yang terbaik serta memberikan kenyamanan yang sangat memadai sehingga untuk menarik daya tarik para masyarakat lebih melalui strategi manajemennya.

 

*Penulis adalah Mahasiswa Prodi Manajemen Dakwah IAIN Kudus



[1] Sondang P. Siagian, Manajemen Stratejik (cetakan IX: Jakarta : PT. Bumi Aksara, 2011)

[2] Amirullah, Manajemen Strategi: Teori Konsep kinerja, Jakarta : Mitra Wacana Media, 2015, hlm. 4

[3] Rachmat, Manajemen Strategik,  (Bandung: CV Pustaka Setia, 2014) hlm. 42

[4] Roni Angger Aditama, Pengantar Manajemen : Teori dan Aplikasi, Malang : AE Publishing, 2020

[5] Rachmat, Manajemen Strategik , (Bandung: CV Pustaka Setia, 2014) hlm. 20

[6] Roni Angger Aditama, Pengantar Manajemen : Teori dan Aplikasi, Malang : AE Publishing, 2020

[7] Amirullah, Manajemen Strategi, Teori Konsep Kinerja, Jakarta : Mitra Wacana Media, 2015,  hlm 7

[8] Rachmat, Manajemen Strategik , (Bandung: CV Pustaka Setia, 2014) hlm 22

Flashdisk Ribuan Kitab PDF