Ormas di Jepara Sudah 'Dikondisikan' Pemkab -->
Cari Berita

Ormas di Jepara Sudah 'Dikondisikan' Pemkab

Klikfakta.com
Jumat, 22 Desember 2017

Wakil Bupati Jepara Dian Kristiandi menyampaikan paparannya dalam cipta kondisi dengan Ormas di Jepara. (KF-089)
klikFakta.com, JEPARA – Dalam rangka menjaga kondusifitas di Kabupaten Jepara untuk merayakan hari besar keagamaan dan tahun baru 2018. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara bersama-sama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menggandeng Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) se-Kabupaten Jepara untuk ikut melaksanakan cipta kondisi wilayah.

Kegiatan silaturahmi Pemerintah Daerah (Pemda) dengan Ormas dalam rangka cipta kondisi wilayah menjelang hari besar keagamaan dan tahun baru 2018, dihadiri kurang lebih 200 peserta tersebut, diselenggarakan di Pedapa Kabupaten, Rabu (20/12/2017). Hadir juga pada kesempatan siang itu mewakili Bupati Jepara, Wakil Bupati (Wabup) Dian Kristiandi, Ketua DPRD Jepara Junarso, Dandim 0719 Jepara Letkol CZI Fahrudi Hidayat, Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, Sekda Jepara Sholih, Kepala Dinas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bankesbangpol) Jepara Mulyaji, dan Ketua MUI Jepara Mashudi, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.

Wabup Dian Kristiandi menilai silaturahmi antara Pemda dengan Ormas adalah hal yang sangat penting bahkan mutlak untuk selalau dilakukan. Terutama jelang Tahun Baru yang juga bertepatan dengan perayaan Natal. Sebab momentum tersebut biasa dimanfaatkan, oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan sesuatu intervensi-intervensi yang mengakibatkan kondusifitas di suatu daerah tidak berjalan dengan baik.

 “Apalagi kita bersama bisa lihat diakhir tahun begini yang juga bertepatan dengan hari besar salah satu saudara kita didalam melaksanakan hari rayanya, yaitu umat kristiani. Yang kebetulan berkaitan dengan pergantian tahun. Bisa kita lihat didalam pergantian tahun biasanya akan mudah untuk dilakukan sesuatu intervensi-intervensi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tuturnya.
            Pada kesempatan itu, pihakya mengajak seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Jepara selalu bersama-sama agar mengedepankan gotong royong, menjaga dan memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan dalam melaksanakan sebuah kegiatan keseharian.
Ia mencontohkan, pada sebuah berita dimana terjadi sebuah ketegangan dan tidak kondusifnya keadaan akibat klaim Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Dirinya menekankan hal tersebut bukan soal agama, melainkan sebab sosial. Hal tersebut dikatakannya sebagai gambaran kehawatiran hal semacam itu terjadi pada Kabupaten Jepara.

 “Kalau kita bisa melihat Jepara ini adalah seolah-olah miniatur Indonesia, kita sangat komplit. Agama kita semua ada, kalau dari kita lihat NKRI ini terdiri dari sebuah kepulauan, kita juga mempunyai sisi itu. Dari sisi kebudayaan kita pun banyak kebudayaan di Jepara ini. Jadi sangat mungkin ketika ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk bisa melakukan sebuah intervensi dan provokasi yang kemudian bisa menimbulkan kekacauan, kerusuhan yang ada di Jepara ini,” ujar Andi, sapaan akrabnya.

Oleh karena itu Wabup Andi mengapresi terselenggaranya kegaitan semacam ini. Diharapkannya, para peserta dapat mempunyai inisiasi  melakukan forum seperti kali ini, baik secara formal maupun non formal dalam suatu lembaga kemasyarakatan. “Harapannya jangan segan-segan ketika ingin atau mempunyai sebuah harapan bahwa Jepara ini menjadi maju, menjadi lebih baik. Maka kerukunan diantara kita untuk kita kedepankan untuk kita ciptakan.

 Senada juga dikatakan Kapolres Jepara, AKBP Yudianto Adhi Nugroho, Kegiatan ini adalah sebagai sarana komunikasi yang baik. Menghadapi perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2018, dirinya mengajak untuk saling menjaga silaturahmi antar Ormas agar tercipta kondusifitas wilayah.

“Peran dari Ormas sangat vital untuk menciptakan situasi yang kondusif, jangan sampai Jepara terkenal karena intoleransi hanya untuk kepentingan salah satu individu atau kelompok. Mari kita buat terkenal Jepara ini dengan situasi yang aman, mari kita ciptakan situasi Jepara yang aman dan damai,” kata Kapolres.

 Demikian pula disampaikan Dandim 0719 Jepara Letkol CZI Fahrudi Hidayat, dirinya berharap, forum ini dapat memberikan masukan kepada Pemerintah Daerah sehingga pemerintah dapat menentukan langkah kedepan.

 “Jangan jadikan Jepara kota yang nyaman untuk kriminal dan radikal. Jadikan Jepara kota yg nyaman untuk wisata, nyaman untuk ngaji. Mari kita bergerak bersama untuk mewujudkan Jepara yang aman dan kondusif,” tuturnya.

klikFakta.com/089

Flashdisk Ribuan Kitab PDF