Tak Direspon, Warga Sekitar Pabrik Kecewa pada Pimpinan PT Hwaseung Indonesia -->
Cari Berita

Tak Direspon, Warga Sekitar Pabrik Kecewa pada Pimpinan PT Hwaseung Indonesia

Klikfakta.com
Selasa, 12 September 2017

Ketua Paguyuban Cakra Sinar Putih Desa Banyuputih, Priyo Handono
klikFakta.com, JEPARA – Warga Desa Banyuputih Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah yang tergabung dalam Paguyuban Cakra Sinar Putih (CSP) Banyuputih kecewa dengan pimpinan perusahaan PT Hwaseung Indonesia yang berdiri di wilayah desa setempat. Pasalnya, mereka tidak diijinkan bertemu dengan pimpinan perusahaan sepatu cabang Adidas tersebut.

Kekecewaan tersebut disampaikan oleh Ketua Paguyuban CSP Banyuputih Priyo Handono, Senin (11/9/2017) siang. Menurutnya, pihaknya yang mewakili warga sekitar perusahaan tidak diberi kesempatan untuk bertemu dengan pimpinan perusahaan tersebut.

“Tadi pagi, kami dari Paguyuban masyarakat desa Banyuputih mendatangi perusahaan PT Hwaseung. Kami ingin bertemu dengan pimpinannya. Tetapi oleh petugas Satpam kami tidak diijinkan masuk,” ujar Priyo kepada klikFakta.com.

Ia lantas kecewa dengan manajemen perusahaan. Bahkan, ia menyebut tidak selayaknya perusahaan berlevel internasional tidak memberikan pelayanan yang baik kepada warga sekitar. Padahal, ia berencana menyampaikan beberapa hal penting terkait hubungan antara perusahaan dengan warga sekitar.

“Ada banyak yang perlu kami sampaikan kepada pimpinan PT Hwaseung. Terutama terkait dengan perekrutan tenaga kerja, hingga hubungan warga kami dengan perusahaan,” terangnya.

Pihaknya juga mempertanyakan perihal Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) perusahaan tersebut. Misalnya perihal penghijauan di lingkungan perusahaan. Menurut dia, perusahaan dengan luasan lahan yang tidak sedikit tersebut terlihat gersang.

“Belum lagi soal pengangkutan bahan-bahan material yang melintas di wilayah Desa Banyuputih. Jelas, sangat berdampak pada lingkungan. Misalnya saja, debu yang menganggu pemukiman warga,” jelasnya.

Sementara itu, dari pihak manajemen perusahaan belum dapat dimintai konfirmasi. Pihak keamanan atau satpam hanya menyatakan bahwa pimpinan tidak bersedia menemui. “Bila ingin bertemu dengan pimpinan harus buat janji dulu, bisa lewat surat” ucap Agus, Satpam yang jaga di depan PT Hwaseung Indonesia.

Perihal membuat janji menggunakan surat tersebut, Priyo juga menyesalkan manajemen perusahaan yang tidak pernah merespon surat yang dikirimkannya. "Selama ini surat kami tidak ada satupun yang direspon. Makanya kami langsung datang, tapi ternyata juga tidak direspon," cetusnya.

klikFakta.com/089

Flashdisk Ribuan Kitab PDF