SMK Wisudha Karya Akan Resmikan Simulator Standar Internasional -->
Cari Berita

SMK Wisudha Karya Akan Resmikan Simulator Standar Internasional

Klikfakta.com
Senin, 20 Maret 2017

Kepala SMK Wisudha Karya, Drs Sudirman (kanan) saat foto bersama dengan Bupati Kudus, perwakilan Djarum Foundation, dan Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) Jepang di dalam Full Mission Bridge Simulator disela-sela peresmian sekolah pelayaran di SMK nya [KF-090]

KlikFakta.Com, KUDUS – Satu-satunya sekolah pelayaran yang memiliki fasilitas terlengkap di Indonesia yang ada di Kudus kembali akan melengkapi fasilitasnnya dengan Full Mission Bridge Simulator Kelas A yang memiliki standar kualitas international.
Kepala SMK Wisudha Karya, Drs Sudirman mengatakan sekolahnya yang berada di Jalan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah ini kembali dilengkapi dengan fasilitas super canggih yang rencananya akan di resmikan Kamis (23/3/2017) nanti.
“Kami kembali mendapatkan bantuan dari Djarum Foundation Bakti Pendidikan bersama Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) Jepang berupa Full Mission Bridge Simulator Kelas A yang akan diresmikan Kamis (23/3/2016) nanti. Sedangkan yang dulunya sudah diberikan bantuan Full Mission Bridge Simulator Kelas B,” katanya.
Lebih lanjut, Sudirman menjelaskan selain Full Mission Bridge Simulator Kelas A, SMK Wisudha Karya juga menerima sertifikat approval dari kementerian perhubungan yang diberikan oleh menterinya langsung.
“Meskipun Kabupaten Kudus tidak memiliki laut, dengan adanya SMK dengan fasilitas yang memenuhi stnadar internasional, Kudus mampu mencetak pelaut handal baik teknika dan nautika kapal niaga. Terlebih dengan adanya approval yang diakui dunia,” terangnya.
Selain itu, pada kesempatan peresmian nanti, rencananya akan dilakukan kerjasama dengan ITS Singapura dibidang teknika yang diharapkan mampu meningkatkan mutu sekolah maritime khususnya di Kudus.
“Kerjasama antara ITS Singapura dengan Wisudha Karya harapannya dapat meningkatkan kualitas guru-guru teknika baik dilatih di sana atau di sini arahnya untuk peningkatan mutu daripada guru atau pengajar,” paparnya.

Sementara itu, ia mengaku saat ini sudah ada sekitar 10 perusaan kapal yang ada di Indonesia yang siap menampung para siswa untuk melakukan praktik berlayar setelah lulus selama setahun. Sehingga para lulusan tersebut akan mendapatkan sertifikat Ahli Teknika Tingkat IV (ATT IV) berskala Internasional.

KlikFakta.Com/090

Flashdisk Ribuan Kitab PDF