Kisah Pasutri Selamatkan Diri dari Maut Saat Gorong-gorong Jembatan Pecangaan Ambles -->
Cari Berita

Kisah Pasutri Selamatkan Diri dari Maut Saat Gorong-gorong Jembatan Pecangaan Ambles

Klikfakta.com
Kamis, 09 Maret 2017

Terlihat tanah sisi jembatan Pecangaan ambles dan bangunan diatas tanah rusak parah. [klikFakta.com/089]
klikFakta.com, JEPARA – Peristiwa amblesnya gorong-gorong di sisi jembatan Pecangaan 1 turut Desa Pulodarat Kecamatan Pecangaan Jepara, Jawa Tengah menyisakan kisah tersendiri. Salah satunya kisah pemilik tambal ban Haryono (63) bersama sang istri Tarmini (60). Keduanya selamat dari maut saat peristiwa amblesnya tanah terjadi tepat dibawah bangunan yang ia tempati setiap hari.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB pada 7 Maret 2016 tersebut bermula saat debit air dari gorong-gorong dari arah selatan meningkat. Sehingga mengikis tanah tepat di atas talud sungai, sampai mengalami ambles.

Satu papan reklame, tiang kabel jaringan telepon roboh, dan bangunan bengkel rusak parah. Beruntung, Haryono, bersama istrinya Tarmini, pemilik bengkel selamat dari maut.

Sebab, saat itu keduanya sedang menikmati makan pagi bersama di bengkel. Di tengah terjangan air dan tanah ambles keduanya masih mampu berpeganan dari salah satu tiang kayu.

"Alhamdulillah masih selamat. Saya pegangan kayu sambil memeluk istri. Kalau tidak sudah ikut arus sekaligus tertimbun tanah ambles," kata Haryono.

Menurutnya, dia bersama istrinya sudah menempati lahan tersebut sejak empat tahun silam, untuk keperluan usaha sekaligus tempat tinggal.

"Tidur di sini. Dan tiap hari saya buka usaha tambal ban dan reparasi alat masak, seperti panci," lanjut pria yang menderita lumpuh ini.

Ditambahkannya, tiap musim hujan dia memang khawatir akan terjadi bencana, seperti longsor, atau talud jebol. Sebab, bengkelnya tersebut merupakan muara dari gorong-gorong di sudut selatan jembatan Pecangaan 1.

"Khawatir, hanya saja memang keadaannya seperti ini. Saya tidak punya tempat tinggal," tutur dia.

Budi purwanto, pemilik toko perabot rumah tangga yang bersebelahan dengan lokasi kejadian mengaku sudah kerapkali mengeluhkan kondisi debit air yang menggerus tanah dan talud sungai. 


klikFakta.com/089

Flashdisk Ribuan Kitab PDF