Enam Desa di Jepara ini Disasar Perpuseru -->
Cari Berita

Enam Desa di Jepara ini Disasar Perpuseru

Klikfakta.com
Sabtu, 18 Maret 2017

Sekda Jepara Sholih memberikan sambutan dalam acara sosialisasi Perpusseru. [KF-089]
klikFakta.com, JEPARA – Mengembangkan pusat belajar masyarakat di wilayah pedesaan, enam desa di Kabupaten disasar program Perpuseru tahun 2017. Bantuan secara symbolis diserahkan Sekda Jepara Sholih kepada petinggi desa, pada Senin (13/03/2017) di Gedung Serbaguna Setda Jepara.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Jepara Istono mengatakan program perpuseru ini merupakan rangkaian pengembangan perpustakaan desa berbasis teknologi informasi. “Perpustakaan tidak hanya sebagai tempat meminjam buku, tapi juga menjadi tempat pembelajaran bagi masyarakat” ujarnya.   

Enam desa yang mendapatkan bantuan program perpuseru dari Coca Cola Fondation tahun 2017 yaitu, Desa Tegalsambi Kecamatan Tahunan, Desa Wonorejo Kecamatan Jepara, Desa Jambu Kecamatan Mlonggo, Desa Mambak kecamatan Pakis Aji, Desa Bandungrejo Kecamatan Kalinyamatan dan Desa terakhir Desa Nalumsari kecamatan Nalumsari. “Bantuan yang diberikan berupa tiga unit computer untuk akses internet untuk masyarakat” paparnya.

Program bantuan Perpuseru di Kabupaten Jepara ini, sudah berlangsung sejak 2015 lalu. Secara bertahap, hingga tahun 2016 ini sudah ada sekitar deapan belas desa yang mendapatkan bantuan ini. 

Sekda Jepara Ir. Sholih MM berharap, melakui penyaluran bantuan hibah computer di beberapa desa ini, bisa terbangun jejaring (network) dalam mendukung upaya pengembangan perpustakaan sebagai pusta belajar dan berkegiatan masyarakat berbasis Tegnologi Informasi dan Kounikasi (TIK) secara terpadu. “Saya pengimbau kepada perangkat desa, untuk  memberikan perhatian lebih kepada pengembangan perpusataakn di desa” ujarnya.


Disampaikan Sholih, mengingat perkembangan tegnologi komunikasi yang begitu pesat di pedesaan, berdampak pada menurunnya minat baca amsyarakat . Untuk itulah keberadaan perpustakaan desa bisa menjadi sarana untuk menagkal masifnya penggunaan handphone dan gadget. “Desa harus lebih cerdas membaca kondisi masyarakatnya” imbuhnya.

klikFakta.com/089

Flashdisk Ribuan Kitab PDF