KDRT di Jepara Masih Sangat Banyak -->
Cari Berita

KDRT di Jepara Masih Sangat Banyak

Minggu, 12 Februari 2017

istimewa
klikFakta.com, Jepara - Kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) hampir setiap hari selalu ada. Ancaman tersebut tidak hanya dialami oleh orang-orang yang tinggal di kota saja, tetapi juga di desa. 

Alasan ini melahirkan ide seminar dengan tema “Sosialisasi Penanganan  Kekerasan dalam Rumah Tangga dan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak”. Acara yang dimotori oleh Mahasiswa KKN Unisnu yang juga bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penuduk dan Keluarga Berencana, (DP3AP2KB) tersebut ternyata sukses dihadiri kurang lebih 100 peserta.

Umumnya mereka yang hadir adalah mereka yang belum pernah tahu tentang hal-hal apa saja yang menjadi dalam KDRT dan masih awan dengan kasus tersebut. Rata-rata peserta yang hadir adalah dari kalangan Ibu Rumah Tangga, tokoh agama, remaja Karang Taruna dan warga Desa Sukosono secara umum.

Zainur (46), warga Sukosono menjelaskan jika selama ini ditempatnya belum pernah ada pelatihan atau sosialisasi terkait masalah kekerasan dalam rumah tangga, perempuan dan anak. ‘’Kami bisa mendapatkan pengetahuan baru yang sebelumnya belum pernah ada. Banyak masyarakat belum mengerti dan memahami soal seluk beluk KDRT dan kekerasan terhadap anak dan perempuan,’’ujar Zaenur.

Kepala Sub Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak. Muji Susanto, menjelaskan jika, ada empat kasus kekerasan KDRT dan anak yang sering terjadi di Jepara, yaitu kekerasan fisik, psikis, seksual, dan ekonomi. "Jepara sering kecolongan atas kasus-kasus tersebut, terutama kasus kekerasan seksual pada anak,’’ kata Muji. Ia menghimbau kepada masyarakat untuk peduli terhadap anak-anak dan warga yang menjadi korban KDRT dengan memberikan pendampingan dan dukungan secara psikologis serta melaporkan pada pihak Keyang berwenang. ‘’Kami juga berharap agar warga dapat membantu dalam pencegahan terjadinya KDRT,” jelas Muji.

klikFakta/ 093
 


Flashdisk Ribuan Kitab PDF