Jepara Jadi Kabupaten Rawan Bencana di Indonesia -->
Cari Berita

Jepara Jadi Kabupaten Rawan Bencana di Indonesia

Klikfakta.com
Selasa, 27 September 2016

Latihan komando tanggap darurat penanggulangan bencana di kawasan pantai Kartini Jepara. [KlikFakta.com/019]
KlikFakta.com, Jepara – Berdasarkan Indek Rawan Bencana Indonesia (IRBI), Kabupaten Jepara termasuk dalam kategori daerah rawan bencana. Dari 35 Kabupaten/Kota se Propinsi Jateng,  posisi Jepara berada di ranking 15. Sementara untuk tingkat nasional menempati rangking 209, dengan skor 163 dengan kelas resiko tinggi.

Terkait hal inilah Pemkab Jepara melalui BPBD (Badan penanggulangan Bencana Daerah), pada tahun 2016 ini menyelenggarakan latihan komando tanggap darurat penanggulangan bencana. Kegiatan diselenggarakan di Ruang Pertemuan LPWP (Lembaga Penelitian Wilayah Pantai) Undip di Pantai Kartini dan dibuka oleh Bupati. ( 27/09 2016).

Kegiatan latihan sehari ini diikuti 40 peserta. Terdiri dari perwakilan SKPD, TNI dan Polri dan organisasi kemasyarakatan. Pujo Prasetyo dari BPBD selaku penyelenggara melaporkan kegiatan bertujuan agar semua pemangku kepentingan dapat terkoordinasi dan terkoneksasi.

Artinya dalam penanggulangan bencana dapat dilakukan secara terpadu, cepat, tepat, efektif dan efisien serta akuntable. Sehingga korban harta benda bahkan nyawa manusia dapat dicegah dan diminimalisir.

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi dalam sambutan pembukaan, mengingatkan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya urusan pemerintah saja tetapi urusan kita bersama. Baik masyarakat maupun dunia usaha. Untuk itu kita harus bersinergi agar penanganan bencana dapat terlaksana dengan baik.

Apalagi berdasarkan fakta dan data yang ada membuktikan, Jepara termasuk daerah rawan bencana. Tercatat sejak tahun 2012 telah terjadi 74 bencana. Diantarnya tanah longsor, puting beliung, kebakaran, kecelakaan laut dan lainnya. Sementara di tahun 2013 ada 130 kejadian bencana, tahun 2014 ada 103 kejadian bencana serta tahun 2015 ada 133 bencana. Khusus di tahun 2016 hingga bulan Juli 2016 telah ada 50 kejadian bencana.

Terkait hal inilah latihan Komando ini sangat penting dan perlu dilakukan. Khususnya digunakan sebagai pedoman dan panduan bagi lembaga, instansi dan organisasi terkait, termasuk didalamnya TNI dan POLRI dalam penanganan tanggap darurat bencana di wilayah kabupaten Jepara. Melalui latihan ini semua unsur tersebut nantinya akan mempunyai persepsi dan pemahaman dalam komando penanggulangan bencana. Baik bencana kecil, sedang maupun besar.

Datangnya bencana memang tidak kita inginkan bersama, tetapi kesiapsiagaan penanggulangan harus dan terus kita lakukan. Pelatihan ini adalah bentuk persiapan manakala benar terjadi. Sedia payung sebelum hujan. Untuk itu lakukan latihan dengan semangat yang tinggi diserta do’a dan munajad kepada Allah SWT. Semoga Allah SWT memberikan rahmatnya kepada kita semua dan dijauhkan dari segala mara bahaya dan bencana. [KlikFakta.com/019]

Flashdisk Ribuan Kitab PDF