'Head to Head' Pilkada Jepara, Marzuqi vs Subroto -->
Cari Berita

'Head to Head' Pilkada Jepara, Marzuqi vs Subroto

Klikfakta.com
Rabu, 21 September 2016



Pelantikan Ahmad Marzuqi sebagai Bupati dan Subroto sebagai Wakil Bupati Jepara [istimewa]
KlikFakta.com – Perhelatan dan pesta demokrasi, Pilkada Jepara 2017 diprediksi bakal seru. Pasalnya, dalam perhelatan tersebut, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi bakal menghadapi Wakil Bupati Jepara Subroto, untuk memperebutkan jabatan orang nomor satu di kota ukir.

Dua orang yang saat ini masih menjadi pimpinan tertinggi di Kabupaten Jepara itu, harus bersaing ketat untuk mendapatkan kekuasaan tertinggi di Jepara pada periode yang akan datang. Nuansa persaingan mereka sebenarnya sudah muncul dan dirasakan banyak pihak pada jauh-jauh hari sebelum mendekati Pilkada 2017 seperti saat ini. Terbukti beberapa peristiwa di Bumi Kartini dikaitkan dengan orientasi Pilkada sehingga nuansa politis menjadi sorotan publik.

Kedua tokoh yang dipastikan maju sebagai calon Bupati Jepara tersebut memiliki dinamika yang cukup menarik. Di satu pihak Ahmad Marzuqi yang sebelumnya sempat menyatakan tidak akan mencalonkan diri, nyatanya ia menerima rekomendasi pencalonan dari DPP PDI-Perjuangan, di hotel Santika Semarang, Selasa (20/9/2016).

Menariknya, Ahmad Marzuqi yang berstatus sebagai Ketua DPC PPP Jepara tersebut justru maju melalui kendaraan partai politik berlambang kepala banteng dengan moncong putih, bersama ketua DPC PDI-Perjuangan Jepara Dian Kristiandi.

Perjalanan yang dilalui oleh Marzuqi tidak mudah untuk sampai mendapatkan surat sakti berupa rekomendasi pencalonan tersebut. Marzuqi sebelumnya mendaftarkan diri pada sesi penjaringan bakal calon Bupati di DPW PDI-Perjuangan Jawa Tengah secara tiba-tiba, meski masih menyandang status sebagai ketua DPC PPP Jepara.

Marzuqi juga sempat dihebohkan dengan status tersangka bagi dirinya dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah, lantaran tersngkut kasus korupsi yang ada di internal DPC PPP Jepara. Dalam kasus itu, dua pengurus partai tersebut telah diputus bersalah dan mendapatkan hukuman penjara.

Hebohnya kabar itu mendapatkan respon dari para simpatisan Marzuqi. Sejumlah orang melakukan aksi demo di depan kantor Bupati Jepara untuk menyuarakan dukungan terhadap Marzuqi. Disisi lain, kasus korupsi itu dikait-kaitkan dengan Wakil Bupati Subroto, yang dituduh menjadi dalang dibalik persoalan tersebut lantaran kakak kandung Subroto merupakan pimpinan tertinggi di Kejaksaan Agung RI sehingga dituding ada keterkaitan secara politis, dan upaya menjegal pencalonan Marzuqi.

Terlepas benar atau salah, kini Ahmad Marzuqi telah mantab untuk maju sebagai calon Bupati didampingi Dian Kristiandi. Kedua sosok ini merupakan pimpinan tertinggi di dua lembaga yakni eksekutif dan legislatif. Marzuqi sebagai Bupati dan Dian Kristiandi sebagai Ketua DPRD Jepara.

Di pihak lain, Subroto yang menggandeng Nur Yahman dalam pencalonan Pilkada 2017 Jepara ini mendapatkan dukungan dari mayoritas partai politik yang memiliki kursi di DPRD Kabupaten Jepara. Hanya PDI-P saja yang tidak merapat karena partai yang satu ini memiliki hak untuk mengusung calon sendiri tanpa melakukan koalisi. Dan partai berlambang ka’bah, PPP sampai tulisan ini dimuat belum ada kejelasan mengenai siapa yang bakal diusung diantara kedua calon tersebut.

Dengan mudah Subroto mendapatkan dukungan dari mayoritas partai politik di Jepara, seperti NasDem, PAN, Demokrat, Hanura, PKB, PKS, Golkar, hingga Gerindra. Semua partai tersebut bakal menjadi kendaraan dan kekuatan yang dimiliki Subroto dalam perhelatan gawe demokrasi lima tahunan tersebut.

Sosok yang digandeng Subroto adalah Nur Yahman, seorang pengusaha yang sudah pernah dua kali menjadi kontestan Pilkada Jepara, namun masih gagal. Sosok yang satu ini bagi sebagian masyarakat Jepara sudah tidak asing lagi. Ya, ketidakasingan itu muncul saat pencalonan Nur Yahman pada Pilkada sebelumnya.

Antara Marzuqi dan Subroto, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh partai pengusungnya, Marzuqi dapat memanfaatkan popularitasnya sebagai Bupati dan juga penceramah yang selama ini banyak dikenal oleh masyarakat kota ukir. Sedangkan Subroto, meski tak sepopuler Marzuqi, ia juga memiliki kekuatan yang besar, berupa mesin partai politik yang mendukung dan mengusungnya. Melalui kekuatan masing-masing itu, akan menyajikan perhelatan yang menarik pada Pilkada Jepara 2017 mendatang.

Redaksi KlikFakta.com

Flashdisk Ribuan Kitab PDF