Harga Sayuran di Jepara Tinggi, Kenapa? -->
Cari Berita

Harga Sayuran di Jepara Tinggi, Kenapa?

Klikfakta.com
Selasa, 12 Juli 2016


 KlikFakta, Jepara – Memasuki H+5 Lebaran sejumlah harga kebutuhan di Pasar Jepara Satu Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, masih tinggi. Terutama harga sayur-mayur. Sementara, sejumlah harga bumbu dapur berangsur-angsur sudah mulai normal. Sedangkan harga daging sapi sejak Minggu 10 Juli 2016 mulai turun Rp10 ribu per kilogram.

Penjual daging di Pasar Jepara Satu, Faizah menyampaikan, sejak Lebaran sampai Sabtu 9 Juli 2016, harga daging mencapai Rp130 ribu perkilogram. Namun, sejak kemarin Minggu 10 Juli 2016, harga daging turun menjadi Rp120 ribu per kilogram.

“Sejak kemarin sudah mulai turun Rp10 ribu per kilogramnya. Meski turun pembeli masih sepi,” ujar Faizah di Jepara hari ini, Selasa (11/7/2016).

Meski harga daging mengalami penurunan, Faizah melanjutkan, ketersedian daging sapi mulai menipis. Pasalnya, daging sapi yang saat ini dijual rata-rata stok daging saat Lebaran.

Penurunan harga ini tidak berlaku bagi sayur-mayur. Harga sayuran seperti wortel dan kentang sampai saat ini masih tinggi sejak Lebaran kemarin.  Pedangan sayur Nur Sakdiyah menyampaikan, saat ini harga wotel mencapai Rp30 ribu setiap kilogram. Pada hari biasa dan sebelum lebaran, harga wortel hanya Rp8.000 per kilogram.

Sementara itu, harga kentang saat ini mencapai Rp25 ribu per kilogram. Padahal pada hari-hari biasa sebelum Lebaran, harga kentang Rp12 ribu per kilogram.

“Padahal barangnya ada banyak tapi kok harganya malah mahal,” keluh Nur.

Nur menambahkan, yang mengalami penurunan harga justri bumbu dapur. Itu seperti cabai dan bawah merah. Rata-rata penurunan masing-masing jenis bumbu dapur mecapai Rp10 ribu per kilogram. (KF-010)


Flashdisk Ribuan Kitab PDF